Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dampak dan Cara Mengatasi Kecanduan Game Online bagi Anak

Dampak buruk dan cara mengatasi kecanduan bermain game online

Game memang menjadi media hiburan bagi sebagian besar orang. Bermain game memanglah kegiatan yang sangat asik apalagi jika dimainkan bersama teman-teman. Belakangan ini game banyak sekali dimainkan oleh semua orang. Tak hanya anak-anak, bahkan orang dewasa suka bermain game.

Ada dua jenis game dalam garis besar yaitu game offline dan game online. Game offline adalah game yang dimainkan tanpa menggunakan koneksi internet. Sedangkan game online adalah game yang dimainkan bersama banyak orang dengan menggunakan koneksi internet (secara daring).

Game online memang sangat seru dimainkan. Apalagi game online mobile seperti PUBG Mobile, Free Fire, Call of Duty Mobile, Arena of Valor, Mobile Legend, dan masih banyak lagi. Game-game tersebut kini sedang naik daun di kalangan masyarakat.

Bahkan, game online mobile kini masuk ke ranah kompetitif. Hal ini tentu membawa dampak yang buruk terutama untuk anak-anak di bawah umur. Banyak anak-anak yang bermain game online secara non stop hingga lupa waktu.


Dampak Buruk Bermain Game Online

Bermain game online secara terus-menerus tentu akan membawa dampak buruk bagi anak. Anak-anak menjadi lupa waktu saat kecanduan bermain game online. Tak hanya itu saja, ada juga beberapa dampak buruk lainnya yang diakibatkan dari bermain game online secara non stop.


1. Hilangnya Konsentrasi Belajar

Dampak buruk pertama yang ditimbulkan dari kecanduan bermain game online bagi anak adalah hilangnya konsentrasi pada mata pelajaran mereka di sekolah. Anak-anak yang bermain game online secara terus menerus, sangat berdampak pada pelajaran mereka di sekolah.

Mereka akan lebih fokus dengan game yang sedang mereka mainkan ketimbang dengan mata pelajaran di sekolah yang mereka pelajari. Jika dibiarkan terus menerus, hal ini tentu akan sangat mengganggu prestasi anak kedepannya di sekolah.


2. Meningkatkan Emosional

Selain berdampak buruk bagi prestasi mereka di sekolah, game online juga berdampak buruk bagi emosional mereka. Ana-anak yang sudah kecanduan game online cenderung mereka akan mudah marah apabila ada yang mengganggu mereka saat sedang bermain game.

Kasus ini banyak ditemukan pada anak-anak yang rentan dan belum matang secara emosional. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, tingkat emosional anak akan menjadi semakin tinggi.


3. Malas

Anak-anak yang terbiasa bermain game online akan menjadi lebih malas. Hal ini terjadi karena mereka terbiasa tdur/duduk sambil bermain game online. Rasa malas akan timbul seiring berjalannya waktu. Semakin lama memainkan game online, rasa malas akan semakin muncul pada diri anak.


4. Mengganggu Psikologi

Seperti yang kita tahu, dalam game pasti ada yang namanya menang dan kalah. Kekalahan memang menjadi hal yang biasa bagi kita sebagai orang dewasa. Namun apa jadinya jika kekalahan saat bermain game online yang terjadi secara terus menerus bagi anak?

Tentu saja anak akan mengalami yang namanya setres. Hal ini sangat menganggu kesehatan psikologis dalam diri mereka. Memang hal ini tidak terjadi pada semua anak yang bermain game online, namun kita sebagai orang tua tetap harus waspada dan terus mengawasi perilaku anak.


5. Mengganggu Kesehatan

Dampak yang kelima adalah mengganggu kesehatan. Kesehatan anak akan terganggu jika mereka terus-menerus bermain game online tanpa kenal waktu. Dampak kesehatan yang paling dirasakan adalah kesehatan mata.

Mata yang terkena layar (terutama cahaya biru) akan mudah lelah. Jika dibiarkan terus menerus mata anak akan rusak karena keseringan melihat layar gadget saat bermain game online.


6. Lupa Waktu

Dampak yang terakhir ini pasti dirasakan oleh semua orang yang hobi bermain game online. Bermain game online secara terus menerus bahkan hingga berjam-jam akan membuat kita lupa akan waktu baik watu untuk beribadah, waktu untuk makan, maupun waktu belajar.

Hanya itu saja dampaknya? tentu tidak! masih banyak dampak dari bermain game online pada anak yang tidak saya sebutkan. keenam dampak tersebut adalah dampak yang paling banyak dirasakan oleh orang tua yang anaknya kecanduan bermain game online

Bagaimana cara mengatasi anak yang kecanduan game online? tenang saja, hal tersebut akan kita bahas.


Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan Bermain Game Online

Kita sebagai orang tua pasti khawatir saat melihat anak kita bermain game online secara terus-menerus. Dampak buruk yang ditimbulkan dari bermain game online akan berakibat buruk untuk kehidupan mereka di masa mendatang.

Untuk itu, kita harus segera mungkin mengobati kecanduan game online yang terjadi pada anak. Berikut beberapa cara yang dapat kalian lakukan untuk mengobati dan mengatasi kecanduan game online pada anak.


1. Ajak Bermain di Luar Rumah

Cara yang pertama adalah dengan mengajak anak bermain ke luar rumah. Suasana di luar rumah yang ramai akan membuat anak lebih tertarik melihat apa yang ada di sekitar mereka ketimbang bermain game online. Ajak anak ke tempat yang ramai dengan pemandangan yang bagus.

Jika bisa ajak anak ke tempat hiburan alam seperti perbukitan, sungai, danau, atau laut seminggu sekali pada hari libur. Hal tersebut akan membuat anak lebih merasa terhibur dan senang melihat pemandangan di sekitar.


2. Melakukan Kegiatan yang Menarik

Cara yang kedua adalah dengan mengajak anak melakukan hal yang menarik. Hal menarik di sini seperti mengajak anak bermain bola, memasak, atau bermain dengan anak lain. Dengan begitu anak akan lebih tertarik denagn kegiatan tersebut ketimbang bermain game online di gadget mereka.


3. Batasi Penggunaan Internet

Cara yang ketiga adalah membatasi penggunaan internet pada gadget anak. Hal ini sangat penting mengingat game onlin memerlukan koneksi internet. Jika penggunaannya dibatasi, anak akan lebih jarang bermain game online dan memainkannya seperlunya saja.

Batasi penggunaan internet mulai dari wifi dan sim (jika ada) dengan penggunaan maksimal sehari sebesar 500 MB saja. Atau kalau bisa gunakan paket inernet yang hanya bisa untuk chattingan saja.


4. Downgrade Spesifikasi Gadget

Cara yang keempat adalah mendowngrade atau menurunkan spesifikasi gadgat anak. Game online membutuhkan minimum spesifikasi untuk dapat memainkannya dengan lancar. Dengan memberikan gadget spesifikasi rendah baik PC atau semartphone untuk anak, mereka tidak bisa memainkan game online pada gadget tersebut. Cara ini dinilai menjadi cara yang paling efektif untuk mengatasi kecanduan bermain game bagi anak.


5. Edukasi Tentang Bahaya Bermain Game Online

Cara yang kelima sekaligus yang terakhir adalah dengan mengedukasi anak tentang bahaya bermain game online. Ajarkan anak secara halus dan rutin akan bahaya yang ditimbulkan jika mereka terus-menerus memainkan game online dalam waktu yang lama.

Ingat ya, mengedukasi bukan memarahi. Mengedukasi dan memarahi anak merupakan dua hal yang sangat jauh berbeda. Memarahi anak hanya akan membuat emosi mereka semakin tinggi. Sementara dengan mengedukasi, selain menambah pengetahuan anak juga membuat mereka paham akan bahaya yang ditimbulkan jika terlalu sering bermai game online.

Itulah kelima cara untuk mengatasi kecanduan bermain game online bagi anak. Cara tersebut tak hanya berguna untuk anak saja, bagi remaja atau orang dewasa yang kecanduan bermain game online juga dapat mencoba cara-cara di atas.

Sekiranya hanya itu yang dapat saya sampaikan, semoga kecanduan anak bermain game online bisa segera terobati. Semoga bermanfaat untuk kalian semua.

Posting Komentar untuk "Dampak dan Cara Mengatasi Kecanduan Game Online bagi Anak"

Berlangganan via Email