Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Istilah Penting di Dunia Audio, Kamu Wajib Tahu!

Istilah audio dan penjelasannya

Kalian pasti suka mendengarkan musik bukan? Genre musik apa yang kalian suka dengar? RnB, Rock, POP, Jazz, atau Dangdut? Tentu kalian pernah mendengar kata "Audiophile". Audiophile adalah seseorang yang mempunyai kecenderungan di dunia Audio.

Tahukah kalian bahwa banyak sekali orang yang tertarik di dunia Audio ini. Di Indonesia sendiri sudah banyak komunitas-komunitas audio seperti halnya grup FB Audio Kere Hore dan Komunitas Audiophile Indonesia.

Di komunitas audio tersebut mereka biasa membagikan tentang perangkat audio portable seperti earphone, headphone, DAC, DAP, dan sebagainya. Tak jarang juga para Audio Lovers mengadakan meet di diaerah tertentu. Meet tersebut diadakan untuk menjalin silaturahmi dan sharing tentang dunia Audio.

Saya pun masuk ke dalam komunitas audio tersebut dari tahun 2019 lalu. Memang belum lama, namun ilmu saya tentang dunia audio sudah bertambah berkat masuk ke komunitas tersebut. Saya yang sebelumnya tidak tahu sama sekali tentang istilah-istilah yang ada di dunia audio, sedikit-sedikit menjadi mulai tahu dan paham.

Istilah di Dunia Audio dan Artinya

Bagi kalian yang mungkin masih belum mengerti tentang istilah-istilah apa saja sih yang ada di dunia audio. Saya akan memberikan beberapa istilah yang sering disebutkan oleh para Audio Lovers sekalian menjelaskan sedikit tentang penjelasannya.

Low Frequency: LOW Frequency biasanya menggambarkan tentang bass

Mid Frequency: MID Frequency biasanya menggambarkan tentang suara vokal dari si penyayi

High Frequency: High Frequency dipakai untuk menggambarkan suara treble

DAP: Merupakan kepanjangan dari Digital Audio Player. Seperti namanya, alat ini dipakai untuk memutar musik atau ada juga yang bisa berfungsi menjadi Radio FM.

Amplifier: Alat yang digunakan untuk memperkuat output audio yang masuk melalui input. Amplifier juga digunakan di bass dan gitar untuk menghasilkan suara yang lebih baik.

Analytical: Suara yang menonjolkan detil, setiap elemen frekuensi suara terdengar jelas dan detil

Musical: Antonim dari Analytical. Dimana suara lebih bisa dinikmati "Enjoyble" walau tidak terlalu detil

Thin: Suara vokal yang terdengar kurus dan kurang mempunyai "Body" sehingga emosi dari penyayi kurang bisa dirasakan

Thick: Antonim dari Thin. Suara si penyayi terdengar jelas dan tebal sehingga emosi penyayi dapat dirasakan oleh si pendengar

Boomy: Frequency bass yang "Mleber" dan terlalu over

Tight: Antonim dari Boomy. Frequency bass terdengar lincah dan cepat

Punchy: Bass terdengar berimpact

Soundstage: Luas sempitnya presentasi musik yang terdengar

Forward: Biasnya menggambarkan suara mid vokal yang terdengar maju ketimbang frequency lainnya

Balance: Tonal suara yang seimbang antara low, mid, dan high

Dark: Tonal suara yang menonjolkan sektor low dan mid namun kurang di sektor high

Bright: Tonal yang mempunyai frequency high dan mid yang menonjol ketimbang low

Warm: Tonal suara yang terdengar hangat. Mempunyai sektor low dan mid yang cukup dan cocok untuk Long Listening

Clarity: Diambil dari kata "Clear" yang berarti jelas dan bersih. Clarity menggambarkan suara yang bersih dan detil

Imaging: Suara yang memberikan kesan nyata

Decay: Jeda yang terjadi antara pemutar musik dan earphone. Biasanya ditemukan di earphone/headphone wireless

Sebenarnya masih banyak istilah audio lainnya yang belum saya pahami. Jika ada yang ingin menambahkan silahkan tulis di kolom komentar di bawah.

Sekiranya hanya itu yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Istilah Penting di Dunia Audio, Kamu Wajib Tahu!"

Berlangganan via Email